Senin, 05 September 2016



Mengapa kau bersedih?

Wahai jiwa-jiwa yang menginginkan kedamaian
Mengapa engkau lemah
Tak seperti hari hari yang lalu
Yang selalu menebarkan sebuah senyuman
Tanpa memperhatikan ocehan orang
Selalu apa adanya
Dan selalu tak peduli atas segala hal yang tak bermanfaat

Hai, kemana jiwa jiwamu itu sekarang?
Kemana perginya ia?
Kemana perginya sifat luar biasamu itu?
Bagaimana ia sekarang?
Hai hai mengapa aku tak bisa mengenal diriku sendiri?
ada apakah ini?

Entahlah..
Aku hanya ingin meminta 1 hal kepada Tuhan
Tuhan...
Bolehkah aku menangis untuk kali ini saja
Menorehkan semua luka yang telah aku pendam selama ini
Bercengkrama denganMu, pada malam yang singkat  ini
Mencurahkan sakit yang ku pendam
Mencurahkan bahagia yang tak aku ungkapkan

Kali ini saja, aku ingin menangis dihadapanMu
Walaupun tangisan sering aku ungkapkan padaMu
Tapi Tuhan...
Aku ingin kali ini saja, benar benar ingin aku luapkan segalanya
Tuhan...
Aku mengerti, Engkau yang paling mengerti apa yang aku rasa
Aku tak mau lagi mencurahkan ini pada orang yang salah
Karena mereka benar benar tak mengerti

Hanya kepadaMu aku ingin mencurahkannya
Oh Ya Allah...
Tuhan Yang Maha Bijaksana
Dengarkan aku, aku hanya ingin didengarkan
Benar benar  hanya ingin didengarkan
Karena aku lelah untuk mendengarkan
Aku lelah...
Karena aku tau, hanya Kau yang tak henti hentinya
Dalam mendengarkanku
Walaupun aku tau, Engkau tak bisa berfirman langsung kepadaku
Tapi setidaknya, aku merasa lega
Setidaknya ada yang mendengarkanku dengan tulus

Setidaknya tidak ada yang menyela pembicaraanku
Karena aku lelah...
Lelah dalam mendengarkan

Oh Tuhan...
Engkau tau diriku
Setegar –tegarnya aku, aku rapuh
Aku rapuh jika dihadapanMu
Tak sanggup untuk menahan tangis di hadapanMu
Aku malu...
Begitu banyak dosaku padaMu
Tapi Kau tak pernah lelah dalam mendengarkanku
Ya Allah...
Terimakasih atas segalanya

Ya Tuhan..
Tahukah Engkau, aku tak setegar dulu
Entahlah...
Aku tak bisa benar benar menangis dihadapan siapapun
Karna aku hanya bisa menahan
Menahan agar mereka tak merasakan dukaku
Tapi aku lemah, dan sangat rapuh jika dihadapanMu


Yang mereka tau, hatiku ini sekeras batu
Yang mereka tau, aku ini keras kepala
Yang mereka tau, mataku ini sulit menangis
Yang mereka tau, ragaku ini tak mudah lelah
Yang mereka tau, jiwaku ini sulit menyerah
Tapi Ya Tuhan...
Aku tak seperti yang mereka bayangkan
Aku tak seperti apa yang mereka lihat
Akuu... akuu ?
Sangat lemah jika dihadapanMu
Bukan hanya sebuah pencitraan
Tapi aku hanya tak mau membebani mereka


Dan sekarang,
Aku tak butuh siapapun untuk mendengarkanku
Karena aku punya Rabb Yang Maha Mendengarkan



- catatan seorang pejuang surga